Senin, 04 April 2011

Surat untuk Pemendam rasa

Bukannya aku mau memaksakan kamu untuk mengungkapkan rasa
Tapi sejauh aku melihat, salama itu pula aku merasakannya
Selama ini kamu dibutakan oleh rasa untuk orang lain,
Bukan rasa untuk dia
Tapi, apa pernah kamu menyadari satu hal itu?
Dimana kamu merasa sangat nyaman,
Dimana kamu dapat mengungapkan segalanya,
Dimana kamu tidak terbebani oleh berbagai rasa bersalah
Tapi, bukan untuk orang lain
Rasa itu sudah ada sejak dulu
Rasa itu ada untuk dia
Dia yang kamu anggap "sang pelipur lara"
Dia yang kamu akui hanya sekedar biasa saja

Akui! akui kalau rasa itu ada
Rasa yang lebih dari sekedar omongan itu
Aku, mereka tidak bodoh!
Selayaknya orang yang memendam rasa,
Aku, mereka, tau apa yang kamu rasakan?
Apa kamu sebodoh itu?
Yang tidak menyadari adanya "rasa" yang sangat kuat
Atau memang kamu tidak lihai untuk berbohong, sekalipun berdusta untuk menyenangkan orang lain?
Kalau memang begitu,
Kenapa kamu harus bersikap seolah-oleh tidak ada apa-apa?
Aku tau, dalam hati kamu sangat merindukannya
Lebih dari apa yang seharusnya dirindukan
Kenapa tidak mengakuinya saja?
Kenapa harus oranglain yang dibuat bingung oleh sikapmu itu?
dan juga sikap dia
Kalian cocok,
Bodoh untuk berdusta,
Juga bodoh untuk menutupi apa yang di rasa
Buang omongkosong kalian itu
Kamu, Sang Pemendam Rasa,
Aku benci untuk hal-hal yang selalu terjadi seperti ini
Dan untuk dia,
Kenapa Dia tidak menyukai aku kalau Kamu yang salah?
Muak
Apa aku disini sebagai perantara untuk kalian menyadari hal ini?
Menyadari rasa yang memang sudah sangat lama ada
Tidak ada perayaan untuk sebuah hubungan yang hanya di anggap biasa

Untuk Sang Pemendam Rasa,
Jujurlah dengan apa yang kamu rasakan
Rasakan rasa itu
Tolong, jangan menyakiti orang yang ingin mempertahankan rasa itu :)

3 komentar:

  1. itu postingan original buatan lu put??

    BalasHapus
  2. iya gar, kenapa? ada yang sama gitu? -.-

    BalasHapus
  3. haha not really.. but i think you've got a talent and just keep it real.. :)

    BalasHapus