Dingin...
Selalu merasa kesepian dengan kamar petak, dengan ambisi yang masih tersimpan
dengan mimpi yang masih dipegang, dengan berbagai niat yang tak terucap
Aku punya mimpi, sayang...
Apa kamu tau mimpi-mimpiku?
Rasa-rasanya akan menyenangkan ketika berdua, kita bicara tentang mimpi
Tersenyum, mengkhayal tentang bagaimana mencapai mimpi tersebut
Akupun tak tau bagaimana mimpi itu bisa dicapai, tapi yang pasti aku, kamu, berdua pasti bisa menjadikannya nyata
Hanya saja, akan senang membayangkan berdua dengan kamu
Dingin...
Aku ingin kamu yang menghangatkanmu
Dengan mimpi-mimpi itu, dengan hatimu
Bukan untuk tubuhku, tapi untuk hati ini
Coba kamu sentuh dengan tulus
Bukan dengan akal pikiran yang isinya berupa kumpulan logis
Ataupun dengan tubuhmu yang ingin memelukku
Aku hanya ingin merasakan hatimu
Ketika kamu memang mengakui, menghargai sebuah perasaan
Karena aku, kamu, dan orang-orang itu semuanya punya perasaan
Gegerkalong Hilir, kamar B2
putri,
Rabu, 25 April 2012
Jumat, 20 April 2012
Comfortable
This is what i need. Memceritakan sesuatu sebenarnya hanya ingin didengarkan kemudian mandapatkan nasihat. Setiap permasalahan hanya diri saya sendiri yang tau bagaimana solusi yang tepat. Karena hidup saya ya hanya saya sendiri yang menjalaninya dan memutuskannya.
Bagi seorang introvert seperti saya gak gampang untuk bercerita ke setiap orang. Seperti akan menyimpan benda kesukaan kamu agar gak ditemukan banyak orang, kamu perlu sesuatu yang aman, tempat dimana kamu mau menyimpannya dengan nyaman, kan?
Yah, seperti itu konsepnya. Ketika saya merasa nyaman berbincang dengan seseorang yang dikenal, saya berani untuk bercerita tentang sesuatu hal yang belum diceritakan ke orang lain.
Kamu pasti pernah kan merasa nyaman bercerita berbagai macam hal dengan seseorang?
Bukan dengan seseorang yang sangat dekat. Tapi dengan seorang teman yang baru dekat.
Sudah cukup lama sudah tidak merasakan sebuah kenyamanan bercerita lepas dengan seseorang. Sekarang saya merasakannya. Tanpa ragu.
Hey kamu Leader, terimakasih telah mendengar memberi nasihat dengan berbagai pengalamanmu. Saya tepis rasa takut ketika saya memikirkan kalau kamu memang seorang player. Tapi, kalau itu benarpun tak apa. Saya hanya butuh didengar. Saya hanya butuh dipahami.
Jujur, saya nyaman ketika bercerita banyak denganmu :) sepertinya ingin terus bercerita lagi denganmu. Saya harap kamu tidak akan bosan nanti.
Semoga kamu juga merasakannya...
gegerkalong hilir, kamar B2.
Putri
Langganan:
Postingan (Atom)