Kamis, 01 November 2012

21

28 Oktober yang ke 21.

Gak ada kata telat untuk menulis kan? ;D

Ya, tepat tanggal 28 Oktober, 3 hari yang lalu saya akhirnya melewati masa remaja ke masa-masa setengah dewasa, yaitu 28 yang ke 21. Sudah 21 tahun. Rasanya agak berat meninggalkan masa-masa 20 tahun itu. Masa-masa remaja yang belum puas untuk saya jajaki. Masih banyak yang ingin dikerjakan dengan menyandang predikat "remaja". Kalau dianalogikan seperti makan sayur tanpa garam, hambar.

Masa-masa 20 tahun kebawah masa yang benar-benar labil. Banyak kejadian yang luar biasa dan pertama kali saya lakukan seumur hidup. Rasanya seperti kopi pahit kurang gula.Sudah diberi gula, tapi masih pahit. Ah, tapi saya terima semua yang saya lakukan kala itu, sebuah kesalahan ataupun kesenangan. Semuanya pelajaran, yang seharusnya hanya terjadi sekali seumur hidup. Saya gak mau memilih cangkir yang salah lagi, cangkir yang isinya kopi pahit tanpa gula. Saya akan memilih kopi dengan gula yang pas dan sedikir krimer didalamnya :)

Tanggal 28 Oktober kemarin, banyak sekali ucapan doa yang datang. Yah, doa yang menyenangkan. Menginspirasi. Memberikan banyak semangat pada saya. Semoga Tuhan membalas semua doa-doa teman-teman, mereka. Barakallah. Hanya doa itu sudah cukup. Support yang diberikan , perhatian yang diberikan sudah lebih dari cukup. Hari itu, tanggal 28 Oktober hari minggu subuh setelah shalat subuh, Mama dan papa mengucapkan selamat ulangtahun dan mencium semua muka saya. Tak ada yang lebih baik dari sebuah doa yang baik. Dan memang saya gak mengharapkan hal yang lebih. Karena yang saya inginkan menjadi seorang yang lebih baik, selalu senang, dan mempunyai masa depan yang sukses. Semuanya gak akan terwujud tanpa doa, tanpa support.

Setiap tahun, setiap bulan, bahkan setiap hari saya selalu ingin menjalani peristiwa yang berbeda, yang lebih baik lagi, dan tidak melakukan kesalahan yang sama lagi. saya berusaha untuk menikmati setiap hari, setiap jam, dan setiap detik yang saya lewati. Berusaha untuk tidak banyak mengeluh dan menikmati prosesnya. Ini juga karena semester ini adalah tahun terakhir saya menjalani kehidupan sebagai mahasiswi S1. Sedikit kecewa dengan banyaknya peristiwa yang disia-siakan. Kekakuan dalam diri saya masih ada. Dengan semua keputusan yang saya ambil, sedikit-demi sedikit, walaupun sudah ditahun terakhir saya mencoba untuk melelehkan kekakuan itu.

Ya, 21 itu angka yang baik katanya.

Bagi saya,
21 itu sudah cukup matang untuk menjalani semua hal. Otakmu juga sudah matang karena sudah melihat berbagai hal kehidupan.
21 itu sudah mampu membuahi dan dibuahi. Hanya saja masih harus menunggu waktu yang tepat dengan memilih yang tepat.
21 itu malu kalau kesalahan semasa remaja terulang lagi.
21 itu sudah akan memikirkan bekerja dimana atau membuat usaha apa. Bisa saja akan melaksanakan pernikahan dimana hahaha.
21 itu umur dimana mewujudkan mimpi di umur 20 yang tertunda.
21 itu harus bekerja lebih keras lagi dari 20.
dan, 21 adalah umur dimana saya akan terus berubah menjadi yang lebih baik, dan terbaik dari tahun ke tahunnya.

Terimakasih banyak atas doanya di umur yang ke 21 ini. Perasaan saat itu dan saat ini masih sama, Excited. Doa-doa, perhatian, dan support. Terimakasih, dan Barakallah *salam kecup*

                 i get this photo from @sukmadr 's instagram


              and this one from @mayaarisma 's instagram


Cilegon,

Putri :*

Tidak ada komentar:

Posting Komentar